Summary
Selama bertahun-tahun, Maya berusaha membangun hidupnya sendiri setelah merasa tidak pernah dianggap penting oleh keluarganya.
Saat Maya masih berjuang, adiknya Raka selalu menjadi kebanggaan keluarga.
Ketika Maya gagal membangun usaha pertamanya, tidak ada yang membelanya.
Bahkan Raka pernah mengatakan:
“Kak, mungkin memang bukan dunia Kakak.”
Maya akhirnya pergi dari rumah.
Bertahun-tahun kemudian, Maya berhasil.
Usahanya berkembang pesat. Ia memiliki kantor sendiri, karyawan, dan kehidupan yang jauh lebih baik.
Saat itulah Raka tiba-tiba muncul.
Bukan untuk meminta maaf.
Bukan untuk menanyakan kabar.
Tetapi untuk meminta Maya membiayai pernikahannya.
Maya menolak.
Namun Raka kemudian mengatakan sesuatu yang membuat Maya terdiam.
“Kak, kalau waktu itu Kakak nggak pergi dari rumah, mungkin semuanya nggak akan seperti ini.”
Maya mulai mempertanyakan masa lalu.
Karena ternyata alasan dirinya meninggalkan rumah bertahun-tahun lalu tidak sesederhana yang selama ini ia pikirkan.