Summary
Nadira Calya Wirawan, 27 tahun, adalah pengacara junior di sebuah firma hukum bergengsi. Di kantor, ia dikenal tegas, teliti, dan sulit mengalah—terutama jika berhadapan dengan Galih Pramudya, rekan satu tim yang hampir selalu berbeda pendapat dengannya. Mereka sering berdebat dalam rapat, saling mengkritik strategi, dan bersaing mendapatkan pengakuan dari partner firma.
Di luar kantor, Nadira menghadapi masalah yang jauh lebih melelahkan: keluarganya tidak pernah berhenti menjodohkannya. Setiap reuni keluarga tahunan selalu berubah menjadi sesi interogasi tentang kapan ia menikah. Tahun ini, Nadira memutuskan datang dengan pacar agar keluarganya berhenti mencarikan pasangan.
Masalahnya, pacar sewaan yang datang justru Galih.
Galih ternyata bekerja sambilan di sebuah agensi kecil penyedia pasangan pendamping acara. Ia membutuhkan penghasilan tambahan untuk membantu membayar biaya rumah sakit ibunya, sehingga selama ini merahasiakan pekerjaan tersebut dari rekan-rekan di firma. Nadira terkejut, tetapi tidak punya waktu mencari pengganti.
Mereka akhirnya membuat kesepakatan: selama reuni keluarga, Galih berpura-pura menjadi pacar Nadira, sementara Nadira menjaga rahasia pekerjaan sampingannya. Keduanya mengira sandiwara itu akan berakhir setelah acara selesai.
Namun Galih ternyata jauh lebih memahami Nadira daripada yang ia tunjukkan di kantor. Ia tahu kebiasaan kecil Nadira, selalu memperhatikan ketika Nadira kelelahan, dan selama ini diam-diam mengagumi kemampuan profesional perempuan itu.
Sementara keluarga Nadira justru menyukai Galih, Tante Rosa mulai curiga, dan sepupu Nadira, Keisha, terang-terangan mendekati Galih karena mengira hubungan Nadira dan Galih tidak serius. Sandiwara yang seharusnya sederhana berubah menjadi situasi yang semakin sulit dikendalikan.
Ketika hubungan palsu mereka hampir terbongkar di kantor, Nadira dan Galih akhirnya harus menentukan apakah mereka hanya sedang mempertahankan sebuah kebohongan—atau sebenarnya sedang membangun hubungan yang sejak awal mereka takut akui.